UNISMUH.AC.ID, Makassar — Pelaksanaan Wisuda ke-87 Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar yang mengukuhkan 692 lulusan dari berbagai fakultas berlangsung tertib di Balai Sidang Muktamar Kampus Unismuh, pada Senin, 16 Februari 2026. Di balik prosesi yang tampak rapi di panggung, panitia menyiapkan acara ini melalui kerja terstruktur sejak jauh hari, dengan pembagian tugas yang jelas dan koordinasi lintas unit kampus.
Ketua Panitia Wisuda ke-87, Prof Dr Munirah, menyebut kunci pertama pelaksanaan wisuda terletak pada persiapan sejak sebulan sebelum hari-H. Panitia bergerak lebih awal untuk menyusun struktur kerja, memastikan seluruh kebutuhan teknis tercatat, serta menyiapkan mekanisme koordinasi antardivisi.
“Biasanya itu satu bulan sebelum wisuda kita sudah bergerak. Menentukan dulu siapa-siapa yang jadi panitia, baru di-SK-kan, lalu rapat secara keseluruhan,” ujar Munirah.
Menurut Munirah, pembentukan panitia diawali dengan penetapan Surat Keputusan (SK) oleh rektor setelah melalui koordinasi bersama pimpinan universitas. Penanggung jawab utama kegiatan ini adalah Prof Dr H Andi Sukri Syamsuri, dengan melibatkan Wakil Dekan I di setiap fakultas. Pola ini, kata Munirah, membuat jalur koordinasi lebih singkat dan keputusan teknis lebih cepat dieksekusi.
Kunci kedua, lanjut Munirah, adalah evaluasi berbasis pengalaman wisuda sebelumnya. Setelah SK diterbitkan, panitia langsung menggelar rapat koordinasi pertama bersama penanggung jawab untuk menilai aspek yang perlu diperbaiki dari pelaksanaan terdahulu. Evaluasi itu kemudian menjadi dasar penyempurnaan teknis agar wisuda kali ini berjalan lebih efektif.
Kunci ketiga adalah kepanitiaan yang terstruktur dan pembagian kerja yang rinci. Munirah menjelaskan struktur panitia terdiri atas ketua, dua wakil ketua, sekretaris, bendahara, serta 13 divisi teknis. Setiap divisi dipimpin koordinator yang telah berpengalaman menangani wisuda pada periode sebelumnya. Menurutnya, sistem yang berulang dari tahun ke tahun membuat tim lebih siap karena memiliki standar kerja dan pola koordinasi yang sudah teruji.
Selain rapat pleno, panitia juga menggelar rapat internal terbatas menjelang pelaksanaan untuk mematangkan detail lapangan. Pada tahap ini, sejumlah penyesuaian dilakukan, antara lain penambahan fasilitas tenda serta penguatan pengamanan untuk memastikan kenyamanan wisudawan dan keluarga.
Kunci keempat adalah pemantauan langsung hingga hari pelaksanaan. Munirah menyebut dirinya memantau kerja seluruh divisi sampai hari-H, agar kendala di lapangan bisa segera ditangani.
“Sebagai ketua, saya memantau semua divisi sampai hari H. Kendala-kendala dan hambatan di setiap seksi kami evaluasi langsung,” ujarnya.
Baca Juga: PWM Sulsel Apresiasi Kemajuan Unismuh Makassar di Wisuda ke-87
Wisuda ke-87 ini turut dihadiri tamu undangan dari berbagai instansi, antara lain perwakilan LLDIKTI Wilayah IX, Kopertais, unsur Badan Pembina Harian (BPH), serta perwakilan pemerintah daerah. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap proses akademik dan capaian lulusan Unismuh.
Munirah menambahkan, jumlah 692 wisudawan yang dikukuhkan merupakan bagian dari target lulusan yang telah disusun dalam kalender akademik universitas. Ia menegaskan, Unismuh melaksanakan wisuda tiga kali dalam setahun untuk menjaga ritme kelulusan mahasiswa tetap teratur.
Di akhir wawancara, Munirah menitip pesan kepada para lulusan agar terus mengembangkan diri setelah resmi menyandang gelar sarjana. Ia menekankan pentingnya kemampuan komunikasi sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat. Selain itu, ia mendorong alumni membangun jiwa kewirausahaan, memperkuat kompetensi sesuai bidang masing-masing, serta menjadikan ketakwaan dan akhlakul karimah sebagai fondasi hidup.
Menurut Munirah, perpaduan antara kapasitas intelektual, keterampilan, dan nilai moral akan menjadi bekal utama agar lulusan mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

