UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menghadiri dan memberikan sambutan pada closing ceremony OlympicAD VIII.
Kegiatan berlangsung khidmat ini digelar di Balai Sidang Universitas Muhammadiyah Makassar, Sabtu (14/2/2026).
Dalam sambutannya, ia mengapresiasi pelaksanaan ajang tersebut dan mendorong generasi muda untuk terus berprestasi serta membawa nama baik daerah di tingkat nasional.
Acara ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian kompetisi yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
“Terima kasih. Terima kasih. Terima kasih,” ujarnya di hadapan peserta dan tamu undangan .
Ia menilai OlympicAD VIII menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kompetisi yang sehat di kalangan pelajar Muhammadiyah.
Munafri menegaskan bahwa Makassar sebagai kota metropolitan di kawasan timur Indonesia menghadapi berbagai tantangan sosial yang kompleks.
“Makassar adalah pusat urban yang ada di timur Indonesia sehingga banyak sekali persoalan-persoalan sosial yang harus kami jaga untuk bisa membuat Makassar ini terus bisa bertumbuh,” kata Munafri .
Ia menjelaskan, dinamika pertumbuhan kota membawa konsekuensi terhadap kepadatan aktivitas masyarakat.
Menurut dia, pergeseran mobilitas penduduk dari daerah sekitar untuk bekerja di Makassar menyebabkan arus lalu lintas meningkat hampir setiap hari.
“Trafik yang ada di kota Makassar selalu dalam keadaan peak, bahkan di hari kerja seperti Senin,” ujarnya .
Secara tidak langsung, Munafri menekankan bahwa kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah kota dalam menjaga stabilitas sosial dan pelayanan publik.
Ia menilai pembangunan kota harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Munafri juga berharap prestasi yang diraih peserta selama OlympicAD VIII dapat menjadi inspirasi di daerah masing-masing.
Pihaknya meminta para peserta untuk menceritakan pengalaman dan capaian mereka setelah kembali ke sekolah.
Ia menyatakan, ajang seperti OlympicAD tidak hanya berfokus pada kemenangan, tetapi juga pada pembentukan karakter.
Menurutnya, kompetisi akademik dan nonakademik dapat melatih disiplin, sportivitas, serta kerja sama tim di kalangan pelajar.
Lebih lanjut, Munafri mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah dalam memajukan pendidikan nasional.
Ia menilai penyelenggaraan OlympicAD VIII menunjukkan komitmen organisasi tersebut dalam membina generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
Baca juga: OlympicAD VIII Dorong Guru Se-Indonesia Kembangkan Pembelajaran Aplikatif
Secara keseluruhan, closing ceremony OlympicAD VIII berlangsung tertib dan meriah.
Para peserta dan pendamping mengikuti rangkaian acara hingga pengumuman pemenang dari berbagai cabang lomba.
Pemerintah Kota Makassar berharap kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat terus diperkuat guna mencetak generasi berprestasi yang mampu membawa Indonesia semakin maju di masa mendatang.

