UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar secara resmi melepas tujuh mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang akan melaksanakan pengabdian di Thailand dan Mesir. Pelepasan berlangsung di Ruang Rapat Senat, Lantai 17 Gedung Menara Iqra, Unismuh Makassaar, Senin 19 Januari 2026 dan dirangkaikan dengan pengajian serta pembekalan akademik sebagai bagian dari upaya penguatan internasionalisasi perguruan tinggi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, di antaranya Dr. Abdul Rakhim Nanda selaku Rektor Unismuh Makassar, para Wakil Rektor, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dekan Fakultas Pertanian, dan Dekan Fakultas Teknik.
Turut hadir Kaprodi Teknik Pengairan, Pendidikan Agama Islam (PAI), Ilmu Administrasi Negara (Ilmu ADN), Manajemen, dan Agroteknologi. Para Ketua Devisi Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat LP3M, Lembaga Kerja Sama dan Urusan Internasional (LKUI), dan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Bahasa (LP2B).
Acara diawali dengan Pengajian yang disampaikan oleh Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Dr. KH. Mawardi Pewangi. Ia menegaskan bahwa perjalanan ke luar negeri bukan sekadar mobilitas fisik, melainkan proses pembelajaran sosial, budaya, dan spiritual. Ia merujuk pada perintah Al-Qur’an yang menganjurkan manusia untuk berjalan di muka bumi guna mengambil pelajaran dari berbagai peradaban dan kondisi masyarakat yang ditemui.
Menurutnya, perjalanan memiliki tiga tujuan utama, yakni mengambil pelajaran, mencari rezeki, dan memperluas persaudaraan. Oleh karena itu, mahasiswa dituntut memahami budaya dan adat setempat agar mampu beradaptasi secara bijak serta menumbuhkan sikap toleran dalam kehidupan bermasyarakat. Pemahaman terhadap budaya lokal, lanjutnya, merupakan bagian dari praktik bil hikmah dalam dakwah dan pengabdian sosial.
Ketua LP3M Unismuh Makassar, Dr. Muh. Arief Muhsin, menyampaikan bahwa pelepasan tujuh mahasiswa ini merupakan tahap awal dari penguatan program internasional kampus. Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2026 Unismuh Makassar menargetkan sedikitnya 200 mahasiswa dapat beraktivitas di luar negeri melalui berbagai skema internasional yang tengah dipersiapkan.
Ia menambahkan bahwa setelah Ramadan, Unismuh Makassar berencana melaksanakan KKN Internasional dengan jumlah peserta yang lebih besar melalui kerja sama dengan berbagai mitra luar negeri, khususnya di kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah. Langkah tersebut sejalan dengan visi Unismuh Makassar untuk memperkuat jejaring global serta meningkatkan reputasi internasional institusi.
Dalam sambutannya, Dr. Abdul Rakhim Nanda menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program internasional merupakan pilihan strategis yang patut diapresiasi. Menurutnya, interaksi internasional antarmahasiswa menjadi indikator penting dalam pengembangan mutu perguruan tinggi, penguatan akreditasi, serta peningkatan reputasi global universitas.
Ia berharap para peserta KKN Internasional mampu menjaga nama baik almamater, beradaptasi dengan lingkungan baru, serta menjadikan pengalaman lintas budaya sebagai modal akademik dan sosial di masa depan. Melalui program ini, Unismuh Makassar menegaskan komitmennya untuk mendorong mahasiswa berkiprah di tingkat global melalui pengabdian yang berlandaskan nilai keislaman, kemuhammadiyahan, dan kebangsaan.

