UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Komisi D Rapat Kerja (Raker) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar yang membidangi Sistem Informasi, Penjaminan Mutu, Perencanaan, dan Daya Saing menggelar sidang komisi di Aula Fakultas Kedokteran, Lantai 2 Balai Sidang Muktamar, Sabtu, 30 Agustus 2025.
Sidang dipimpin oleh Dr. Rahmi selaku ketua pimpinan sidang, didampingi Sandi Pratama sebagai sekretaris, serta dihadiri Wakil Rektor IV, Dr. Burhanuddin. Agenda ini merupakan bagian dari rangkaian rapat kerja universitas untuk menyusun program kerja strategis tahun akademik 2025–2026.
Pembahasan Komisi D menyoroti sejumlah isu krusial, antara lain penguatan sistem informasi, pelaksanaan audit mutu internal, serta sinkronisasi perencanaan fakultas dengan rencana strategis universitas. Salah satu perhatian utama adalah perlunya pembaruan aplikasi sistem informasi akademik yang dinilai sudah ketinggalan teknologi, sehingga harus di-upgrade agar kompatibel dengan kebutuhan terkini.
Selain itu, sidang juga menekankan pentingnya sosialisasi Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (PMPS) secara menyeluruh ke semua prodi dan unit kerja. Hal ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk memperkuat budaya mutu di lingkungan kampus.
Isu lain yang mengemuka adalah strategi akreditasi internasional. Sejumlah program studi ditargetkan mengikuti akreditasi lembaga internasional bereputasi, termasuk bidang kedokteran, teknik, dan manajemen. Peserta sidang menilai upaya ini penting untuk mendorong Unismuh Makassar masuk dalam jajaran kampus berdaya saing global.
Rekomendasi sidang juga menyentuh perlunya laporan kinerja fakultas yang lebih akurat dan terintegrasi, agar pengelolaan anggaran dan capaian indikator kinerja utama universitas dapat terpantau secara transparan. “Jangan sampai laporan kegiatan tidak jelas penanggung jawabnya. Semua harus masuk dalam sistem agar terukur dan akuntabel,” ujar salah satu peserta sidang.