October 3, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
Berita Utama

Dahlan Sulaiman Terpilih Pimpin IKA FAI Unismuh 2026-2030, Alumni Didorong Perkuat Jejaring

UNISMUH.AC.ID, TAKALAR– Musyawarah Ikatan Alumni Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar (IKA FAI Unismuh) menetapkan Dahlan Sulaiman, S.Ag., M.Pd.I., sebagai Ketua IKA FAI Unismuh periode 2026-2030. Musyawarah yang diikuti alumni FAI Unismuh tersebut berlangsung di Wisata Pantai Galesong, Kabupaten Takalar, Sabtu 3 Oktober 2026.

Dahlan terpilih setelah melalui proses pemilihan formatur. Kepengurusan baru IKA FAI Unismuh diharapkan dapat memperkuat kontribusi alumni dalam bidang akademik, profesional, kemasyarakatan, sekaligus mendukung pengembangan kelembagaan fakultas.

Alumni sebagai Perpanjangan Tangan Kampus

Dekan FAI Unismuh, Dr. Amirah Mawardi Pewangi, mengatakan alumni merupakan salah satu kekuatan strategis fakultas yang perlu dikelola secara berkelanjutan. Menurut dia, alumni bukan sekadar lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan, tetapi juga bagian dari jejaring institusi yang berkiprah di berbagai sektor.

“Peran alumni bukan hanya hasil dari proses akademik, sarjana S1, S2, S3, tetapi dia merupakan perpanjangan tangan kampus di ruang publik, seperti birokrasi, sekolah, industri, komunitas, dan organisasi kemasyarakatan,” kata Amirah dalam sambutannya.

Karena itu, Amirah menilai pengelolaan alumni menjadi pekerjaan penting bagi organisasi. Potensi tersebut, menurut dia, perlu diterjemahkan menjadi kekuatan bersama dan tidak berhenti pada pendataan lulusan atau kegiatan seremonial.

“Pertanyaannya bukan lagi pada apakah alumni penting, melainkan bagaimana mengelola potensi alumni agar tidak berhenti sebagai daftar nama yang ada di wisudawan, dan inilah pekerjaan rutinnya IKA,” ujar Amirah.

Menurut Amirah, kiprah alumni juga berkaitan dengan reputasi perguruan tinggi. Kontribusi alumni di berbagai bidang kehidupan masyarakat, kata dia, turut menjadi bagian dari citra dan kontribusi institusi.

Ia mengatakan, jejaring alumni FAI Unismuh memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Salah satunya terlihat dari grup alumni Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) yang telah menghimpun hampir 800 alumni.

Jejaring tersebut, menurut Amirah, dapat menjadi modal awal untuk membangun komunikasi yang lebih terstruktur dan produktif. Alumni dapat dilibatkan sesuai dengan keahlian, pengalaman, dan bidang profesinya untuk mendukung berbagai agenda fakultas.

Dukung Pengembangan Akademik

Amirah juga mengaitkan penguatan jaringan alumni dengan agenda pengembangan akademik FAI Unismuh. Saat ini, FAI Unismuh memiliki enam program studi yang terus diarahkan untuk meningkatkan mutu dan capaian akreditasi.

Dukungan alumni melalui jejaring profesional, keahlian, pengalaman, dan kerja sama dinilai dapat menjadi bagian dari penguatan kelembagaan. Alumni yang telah berkiprah di berbagai sektor juga dapat membuka ruang kolaborasi antara fakultas dan dunia profesional.

Selain penguatan jejaring, Amirah menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan. Fakultas, kata dia, perlu menyiapkan alumni terbaik yang memiliki kapasitas untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di lingkungan FAI Unismuh.

“Bukan hanya sekadar seremoni itu, tetapi betul-betul daftar nama itu bisa menjadi produktif ke depan, menjadi sebuah energi yang tumbuh, energi kolektif dalam naungan ikatan alumni, baik di tingkat universitas maupun di tingkat fakultas,” kata Amirah.

Wakil Ketua DPP Ikatan Alumni Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr. Nur Wahid, mengatakan jaringan alumni dapat menjadi ruang silaturahmi sekaligus mempertemukan alumni dari berbagai generasi. Organisasi alumni juga dapat menjadi penghubung antara lingkungan akademik dan dunia profesional yang telah dimasuki para alumni.

“Untuk pertama sebagai ajang silaturahim, yang kedua sebagai iron stock untuk mempertemukan antara generasi lama dan yang baru. Sekaligus menghubungkan sebagai jembatan antara akademisi dan profesionalisme yang ada di luar,” kata Nur Wahid.

Menurut Nur Wahid, organisasi alumni perlu bergerak dari kegiatan yang bersifat seremonial menuju kerja yang lebih konkret. Komunikasi antarialumni dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses terhadap dunia kerja sekaligus mendukung kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

“Alumni ini bisa kita jadikan sebagai tools, alat untuk saling memperkuat pengabdian atau kebutuhan-kebutuhan apa yang dibutuhkan di masyarakat sehingga para dosen juga bisa lebih leluasa,” ujar Nur Wahid.

Dahlan Dorong Kepemimpinan Kolektif

Ketua IKA FAI Unismuh terpilih, Dahlan Sulaiman, mengatakan kepengurusan periode 2026-2030 akan dijalankan dengan prinsip kepemimpinan kolektif dan kolegial. Ia juga menilai pembenahan serta integrasi database alumni menjadi salah satu pekerjaan penting organisasi.

“Ini kepemimpinan kolektif kolegial, maka mari kita sama-sama bekerja sesuai dengan tupoksi kita masing-masing,” kata Dahlan.

Dahlan mengatakan, IKA FAI Unismuh sebenarnya telah memiliki sejumlah bidang kerja, termasuk bidang karierisasi dan kerja sama. Namun, beberapa bidang belum berjalan maksimal karena keterbatasan partisipasi pengurus.

Karena itu, bidang-bidang tersebut akan diaktifkan kembali dalam kepengurusan baru. Pembenahan database alumni juga diharapkan dapat memudahkan organisasi memetakan potensi, profesi, keahlian, serta jejaring alumni.

Dalam musyawarah tersebut, sebanyak 30 calon formatur mengikuti proses pemilihan. Dari jumlah tersebut, musyawarah menetapkan 11 formatur, yakni Dr. Nurhidaya M., S.Pd.I., M.Pd.I.; Ridwan Malik, S.H., M.H.; Dr. Alamsyah, S.Pd.I., M.H.; Abd. Malik, S.H., M.H.; Dr. Ya’kub, S.Pd.I., M.Pd.I.; Arinal Hidayah, S.Sos., M.Sos.; Elly Oschar, S.Pd.I., M.Pd.I.; Dahlan Sulaiman, S.Ag., M.Pd.I.; Aswar Nawawi, S.Sos., M.Sos.; Saiful Kaharuddin, S.Pd.I., M.Pd.; dan Eka Mahendra Putra, M.Pd.

Hasil musyawarah kemudian menetapkan Dahlan Sulaiman sebagai Ketua IKA FAI Unismuh periode 2026-2030. Ridwan Malik ditetapkan sebagai sekretaris, sedangkan Nurhidaya M. dipercaya sebagai bendahara.

Kepengurusan baru IKA FAI Unismuh diharapkan dapat menjadi mitra strategis fakultas dalam memperkuat hubungan antara kampus dan alumni. Jejaring alumni dapat diarahkan untuk mendukung pengembangan akademik, akreditasi, promosi kampus, pengembangan karier lulusan, kerja sama, dan pengabdian kepada masyarakat.

Musyawarah tersebut menjadi momentum awal bagi pengurus baru untuk menerjemahkan potensi alumni ke dalam program yang lebih konkret. Penguatan database, aktivasi bidang kerja, regenerasi kepemimpinan, serta pemanfaatan jejaring profesional menjadi sejumlah agenda yang dapat dikembangkan selama periode kepengurusan 2026-2030.