September 30, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
Berita Utama

FKIP Unismuh Gelar Pengajian Dosen, Rektor: Jangan Wariskan Generasi Lemah

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar silaturahmi dosen dan tenaga kependidikan yang dirangkaikan dengan Pengajian Bulanan FKIP serta sosialisasi Sistem Informasi Akademik (SIMAK) baru Unismuh Makassar, Rabu, 30 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Mini Hall FKIP itu diikuti dosen dan jajaran pimpinan fakultas. Dalam surat undangan bernomor 1782/FKIP/A.4-II/IX/1448/2026, FKIP meminta seluruh dosen hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus membagikan surat tugas mengajar.

Rektor Unismuh Makassar Dr Ir H Abd Rakhim Nanda, ST, MT, IPU hadir sebagai narasumber pengajian. Adapun sosialisasi SIMAK baru disampaikan Ismail, S.Kom, Ketua Divisi Informasi Akademik Unismuh Makassar.

Dekan FKIP Unismuh Makassar Dr Baharullah, M.Pd mengatakan, pengajian bulanan bukan sekadar kegiatan rutin. Forum tersebut juga menjadi ruang mempererat silaturahmi, melakukan refleksi, serta memperkuat kesadaran dosen dalam menjalankan amanah pendidikan.

“Kegiatan ini bukan hanya semata-mata kegiatan rutin, tetapi juga menjadi ruang bagi kita semua untuk melakukan refleksi atau muhasabah dan memperkuat keimanan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai dosen,” ujar Baharullah.

Ia berharap pengajian tersebut dapat memberikan penguatan bagi para dosen agar tugas akademik tidak hanya dipandang sebagai pekerjaan profesional, tetapi juga sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan keagamaan.

Dalam pengajiannya, Rektor Unismuh mengingatkan dosen agar tidak memiliki andil dalam melahirkan generasi yang lemah.

Pesan tersebut disampaikan Rakhim saat mengulas QS An-Nisa ayat 9. Menurutnya, pesan Al-Qur’an agar tidak meninggalkan generasi lemah memiliki relevansi langsung dengan tugas perguruan tinggi, terutama para dosen yang setiap hari berinteraksi dengan mahasiswa.

“Jangan pernah berniat, apalagi bertindak, punya andil mewariskan generasi lemah,” tegas Rakhim.

Menurutnya, tanggung jawab membentuk generasi kuat tidak hanya berlangsung di ruang perkuliahan. Hal tersebut juga terlihat dalam kualitas pelayanan akademik yang diberikan kepada mahasiswa.

Rakhim mencontohkan mahasiswa yang membutuhkan tanda tangan Kartu Rencana Studi (KRS) ataupun konsultasi akademik seharusnya memperoleh pelayanan dengan baik. Dosen, kata dia, perlu memastikan tugas-tugas akademiknya dijalankan sehingga proses pendidikan mahasiswa tidak terhambat.

Ia juga mengingatkan bahwa regenerasi dalam institusi pendidikan harus dipersiapkan sejak dini. Perguruan tinggi tidak hanya melahirkan lulusan, tetapi juga menyiapkan generasi yang kelak melanjutkan berbagai peran dan kepemimpinan di masyarakat.

Karena itu, keteladanan menjadi salah satu bagian penting dalam proses tersebut. Setiap orang yang menerima amanah, menurut Rakhim, perlu bekerja secara sungguh-sungguh agar apa yang dikerjakan dapat meninggalkan jejak dan menjadi contoh bagi generasi berikutnya.

Dalam pengajian itu, Rakhim juga menguraikan tiga ayat Al-Qur’an yang menjadi bagian dari filosofi pembinaan di Unismuh Makassar, yakni QS Muhammad ayat 7, QS Al-A’raf ayat 96, dan QS An-Nisa ayat 9.

QS Muhammad ayat 7, menurutnya, menjadi landasan agar seluruh warga kampus mengambil peran sebagai Ansarullah atau penolong agama Allah melalui pelaksanaan tugas secara sungguh-sungguh, penuh kesadaran, dan keikhlasan.

Sementara QS Al-A’raf ayat 96 menjadi pengingat bahwa iman dan takwa merupakan bagian penting dalam menghadirkan keberkahan bagi institusi. Adapun QS An-Nisa ayat 9 menegaskan tanggung jawab bersama untuk tidak meninggalkan generasi dalam keadaan lemah.

Selepas pengajian, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi SIMAK baru. Baharullah meminta para dosen mengikuti sosialisasi tersebut secara serius karena sistem itu akan mulai diterapkan pada semester ganjil tahun akademik 2026/2027.

Sosialisasi tersebut diharapkan membuat para dosen memiliki pemahaman dan persepsi yang sama dalam menggunakan sistem akademik baru, terutama untuk mendukung proses pembelajaran dan pelayanan akademik di lingkungan FKIP Unismuh Makassar.