August 3, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
Berita Kampus

HMP PPKn UnismuhGelar Olimpiade Konstitusi Jilid IV Diikuti 89 Peserta dari 19 Sekolah

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR– Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (HMP PPKn) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar Olimpiade Konstitusi Jilid IV di Mini Hall Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unismuh Makassar pada 29–31 Juli 2026. Ajang yang diikuti 89 peserta dari 19 sekolah di Sulawesi Selatan ini menjadi wadah penguatan wawasan konstitusi, kemampuan berpikir kritis, dan semangat berkompetisi di kalangan pelajar.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta berkompetisi pada tiga cabang lomba, yakni debat konstitusi, lomba cerdas cermat (LCC), dan pidato. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum kebangkitan Olimpiade Konstitusi setelah sempat vakum beberapa tahun.

Ketua Panitia Olimpiade Konstitusi Jilid IV, Nurhidayat Tahir, menyampaikan apresiasi kepada seluruh sekolah yang telah berpartisipasi. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada guru pendamping, peserta, panitia, serta berbagai pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan hingga selesai.

Menurut Nurhidayat, antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat pelajar terhadap isu-isu konstitusi dan kewarganegaraan. Karena itu, ia berharap Olimpiade Konstitusi dapat terus menjadi agenda yang berkelanjutan setiap tahun.

Ketua Program Studi PPKn Unismuh Makassar, Dra. Jumiati Nur, M.Pd., mengatakan bahwa Olimpiade Konstitusi bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan ruang pembelajaran yang mempertemukan pelajar dari berbagai daerah untuk saling bertukar pengalaman.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi tentang bagaimana peserta memperoleh pengalaman dan pelajaran berharga. Kenanglah hal-hal baik selama mengikuti kegiatan ini, sedangkan hal-hal yang kurang baik jadikan sebagai evaluasi agar tidak terulang pada kegiatan berikutnya,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Dekan III FKIP Unismuh Makassar, Dr. Muhammad Nawir, M.Pd., mengapresiasi seluruh peserta dan sekolah yang telah berpartisipasi. Ia menilai semangat kompetisi yang ditunjukkan para peserta menjadi modal penting dalam membangun karakter generasi muda yang berintegritas.

“Selamat kepada para juara. Bagi yang belum berhasil, tetaplah menjadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk terus berkembang. Kami berharap seluruh peserta membawa pulang pengalaman positif dari Olimpiade Konstitusi ini,” katanya.

Pada acara penutupan, Ketua Umum HMP PPKn Unismuh Makassar Nurul Magfira Saidir menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, guru pendamping, panitia, dan para pendukung kegiatan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan selama pelaksanaan acara.

Suasana penutupan berlangsung haru ketika Ketua Umum HMP PPKn tidak kuasa menahan air mata. Momen tersebut menjadi simbol kebangkitan Olimpiade Konstitusi yang kembali terselenggara setelah beberapa tahun tidak dilaksanakan.

Sejumlah delegasi sekolah turut menyampaikan kesan positif terhadap penyelenggaraan kegiatan. Perwakilan SMA Islam Athirah Bone mengapresiasi pendampingan panitia selama tiga hari pelaksanaan lomba dan berharap silaturahmi yang terjalin dapat terus berlanjut.

Delegasi SMAN 2 Enrekang Dzakiyah Lana Ibrahim menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga sekaligus ruang untuk mengembangkan kemampuan akademik dan komunikasi. Mereka berharap masukan dari peserta dapat menjadi bahan evaluasi agar penyelenggaraan berikutnya semakin baik.

Apresiasi serupa disampaikan delegasi SMAN 13 Makassar dan SMAN 9 Bulukumba. Keduanya berharap Olimpiade Konstitusi terus dilaksanakan sebagai ajang kompetisi yang tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga mempererat persaudaraan antarpelajar di Sulawesi Selatan.

Pada akhir kegiatan, panitia mengumumkan para pemenang setiap cabang lomba. Pada kategori Debat, Juara I diraih MAN 1 Makassar, Juara II SMAN 2 Enrekang, dan Juara III SMAN 13 Makassar. Pada kategori Lomba Cerdas Cermat, Juara I diraih SMA Islam Athirah Bone, Juara II MAN 2 Kota Makassar, dan Juara III SMA Negeri 6 Wajo.

Sementara itu, pada cabang Pidato, Juara I diraih SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar, Juara II SMA Islam Al-Azhar 12 Makassar, dan Juara III SMKN 1 Pangkajene dan Kepulauan. Berkat keberhasilannya menjadi juara LCC, SMA Islam Athirah Bone berhak membawa pulang piala bergilir Olimpiade Konstitusi Jilid IV.

Menutup kegiatan tersebut, Dr. Muhammad Nawir secara resmi menutup Olimpiade Konstitusi Jilid IV. Ia mengajak para peserta untuk terus mengembangkan potensi diri sekaligus membuka peluang melanjutkan pendidikan di Unismuh Makassar.

“Semoga Olimpiade Konstitusi terus berlanjut sebagai ruang pembelajaran dan kompetisi yang melahirkan generasi muda yang kritis, berkarakter, serta memiliki wawasan kebangsaan dan konstitusi yang kuat,” ujarnya.