UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR – Program Magister Pendidikan Sosiologi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar terus memperluas jejaring akademik melalui sosialisasi penerimaan mahasiswa baru kepada alumni Program Studi Sosiologi STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau.
Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Program Studi Magister Pendidikan Sosiologi Unismuh Makassar, Kaharuddin, PhD, yang menyampaikan pentingnya penguatan akses studi lanjut bagi alumni sosiologi di berbagai daerah, termasuk di Kepulauan Riau.
Menurut Kaharuddin, kegiatan sosialisasi ini tidak semata menjadi ajang memperkenalkan program studi, tetapi juga menjadi ruang membangun hubungan akademik yang lebih erat antarperguruan tinggi. Ia menilai, kebutuhan akan pendidikan pascasarjana semakin penting di tengah tuntutan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan disiplin ilmu sosial di Indonesia.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin membuka ruang yang lebih dekat bagi para alumni Sosiologi STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang untuk melanjutkan studi ke jenjang magister di Unismuh Makassar. Ini bukan hanya soal penerimaan mahasiswa baru, tetapi juga tentang penguatan jejaring keilmuan dan kolaborasi akademik antarlembaga,” ujar Kaharuddin, saat dikonfirmasi usai sosialisasi, pada Kamis, 16 April 2026.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Prodi Sosiologi STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang, Endri Bagus Prastiyo, S.Sos., M.Si., atas kesempatan yang diberikan kepada Unismuh Makassar untuk memperkenalkan program Magister Pendidikan Sosiologi kepada para alumni.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Endri Bagus Prastiyo, S.Sos., M.Si., atas kesempatan ini. Hubungan baik seperti ini sangat penting untuk membangun sinergi kelembagaan yang lebih luas pada masa mendatang,” katanya.
Kaharuddin menambahkan, komunikasi yang telah terjalin ini akan berlanjut ke tahap yang lebih formal. Salah satu agenda yang direncanakan ialah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Juni mendatang, bertepatan dengan kegiatan Asosiasi APSSI di Bali.
Menurut dia, forum asosiasi antar-ketua program studi menjadi momentum strategis untuk memperkuat kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
“Insya Allah, tindak lanjut dari komunikasi ini adalah penandatanganan MoU pada bulan Juni saat kegiatan Asosiasi APSSI di Bali. Karena kami sesama teman dalam asosiasi ketua prodi, maka hubungan ini ingin kami lanjutkan dalam bentuk kerja sama yang lebih konkret,” ujar Kaharuddin.
Sosialisasi tersebut menandai ikhtiar Unismuh Makassar untuk menjangkau calon mahasiswa dari berbagai wilayah Indonesia. Dalam pandangan kampus, kolaborasi semacam ini penting bukan hanya untuk memperluas akses pendidikan lanjut, tetapi juga untuk mempertemukan pengalaman sosial yang beragam dalam ruang akademik pascasarjana.
Dari ruang pertemuan virtual, jembatan kerja sama itu mulai dibangun. Dan pada saat banyak kampus berlomba menawarkan program, langkah yang paling berarti justru sering lahir dari percakapan yang sederhana: saling menyapa, saling membuka pintu, lalu merawatnya menjadi kemitraan.

