April 13, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA UTAMA

Unismuh Makassar Buka Darul Arqam Tahap III, 82 Dosen Baru Ikuti Perkaderan hingga 17 April 2026

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR— Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar resmi membuka Darul Arqam Tahap III bagi dosen baru di Balai Sidang Muktamar Unismuh Makassar, Senin, 13 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kaderisasi dan pembinaan ideologi Muhammadiyah bagi sumber daya manusia kampus, serta akan berlangsung hingga 17 April 2026.

Ketua Panitia, Dr. Ferdinan, dalam laporannya menyampaikan bahwa panitia mengundang 111 peserta, namun yang menyatakan kesediaan mengikuti Darul Arqam Tahap III sebanyak 82 peserta.

Para peserta merupakan dosen baru yang berasal dari berbagai fakultas di Universitas Muhammadiyah Makassar. Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan Darul Arqam Tahap III dijadwalkan berlangsung mulai 13 hingga 17 April 2026.

Rektor Unismuh Makassar, Dr. Ir. H. Abd. Rakhim Nanda, ST., MT., IPU, menegaskan bahwa Darul Arqam merupakan bagian penting dari pembinaan resmi di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah.

Menurutnya, dosen baru didahulukan mengikuti program ini agar lebih cepat mengenal identitas, nilai, dan orientasi Universitas Muhammadiyah Makassar sebelum menjalankan tugas akademik secara penuh.

Rektor menyampaikan bahwa program universitas pada periode ini adalah mendorong 100 persen dosen dan karyawan Unismuh Makassar mengikuti Darul Arqam.

Ia menekankan bahwa program tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari proses membangun SDM unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan ideologis sebagai bagian dari gerakan Muhammadiyah. Hal itu, katanya, merupakan aktualisasi Surat Ali Imran ayat 110, yang menegaskan ciri umat yang unggul.

“Program kita di periode ini 100 persen dosen dan karyawan Unismuh mengikuti Darul Arqam,” tegas Rakhim Nanda dalam sambutannya.

Lebih jauh, Rektor menjelaskan bahwa Darul Arqam di Muhammadiyah merupakan keharusan dalam proses pembinaan kader. Ia mengaitkan kegiatan tersebut dengan misi perguruan tinggi Muhammadiyah sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mengejar keunggulan akademik, tetapi juga memikul amanah dakwah Persyarikatan.

Dalam kerangka itu, Darul Arqam dipandang sebagai ruang untuk menyeimbangkan kecerdasan intelektual dan kecerdasan spiritual para dosen serta karyawan.

Anggota Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Beni Setiawan, M.Si., menyampaikan apresiasi atas komitmen Unismuh Makassar yang secara konsisten menyelenggarakan Darul Arqam hingga gelombang ketiga.

Ia menyebut Unismuh Makassar sebagai salah satu PTMA terkuat di Indonesia Timur, tidak hanya karena jumlah mahasiswa, tetapi juga karena kesungguhan kampus dalam meneguhkan jati diri kemuhammadiyahan.

Menurut Beni, Darul Arqam merupakan bagian penting dari proses perkaderan resmi Muhammadiyah. Ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, sebab forum tersebut menjadi wahana pembinaan ideologi, penguatan komitmen dakwah, dan internalisasi nilai Islam Berkemajuan di lingkungan kampus.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag., yang sekaligus membuka pelaksanaan Darul Arqam Tahap III, menegaskan bahwa seluruh dosen dan karyawan di Perguruan Tinggi Muhammadiyah pada dasarnya adalah kader Persyarikatan.

Karena itu, Darul Arqam diperlukan agar tidak lagi muncul dikotomi antara kader inti dan bukan kader, melainkan tumbuh kesadaran bersama bahwa seluruh elemen kampus adalah bagian dari gerakan Muhammadiyah.

Dalam rangkaian pembukaan, Rektor Unismuh Makassar secara simbolik menyerahkan nama-nama peserta Darul Arqam Tahap III kepada Ketua MPKSDI Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Prosesi ini dilanjutkan dengan penyerahan ID card peserta secara simbolik kepada perwakilan peserta, sebagai tanda dimulainya proses pembinaan resmi dalam forum Darul Arqam. Agenda tersebut juga tercantum dalam susunan acara resmi kegiatan.