April 12, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA KAMPUS

Himaprodi Ahwal Syakhshiyah Distribusikan Busana Muslim dan Bantuan Tunai

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR— Himpunan Mahasiswa Program Studi Ahwal Syakhshiyah (Himaprodi As) menyalurkan sekitar 100 busana muslim dan bantuan tunai kepada warga Kampung Savana melalui program Sedekah Hijab, Busana Muslim, dan Bantuan Tunai (SAHABAT). Kegiatan ini dilaksanakan oleh bidang Kemuslimahan serta bidang Sosial dan Ekonomi sebagai bentuk kepedulian sosial mahasiswa terhadap masyarakat yang membutuhkan. Program ini bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan sandang warga sekaligus menumbuhkan empati sosial di kalangan mahasiswa. Kegiatan berlangsung di Kampung Savana, Jalan Inspeksi Kanal II, Kecamatan Manggala, Makassar, Sabtu, 11 April 2025.

Program SAHABAT disambut antusias oleh masyarakat setempat yang selama ini lebih sering menerima bantuan dalam bentuk kegiatan edukasi dibandingkan kebutuhan sandang. Warga menilai bantuan pakaian muslim menjadi salah satu kebutuhan yang masih jarang terpenuhi.

Pengelola Kampung Savana, Ibu Caya, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan tersebut. Ia menilai program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Kalau untuk pembelajaran, alhamdulillah sudah banyak dari organisasi dan kampus lain yang datang. Tapi yang masih sangat kurang itu pembagian pakaian seperti ini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa bantuan berupa pakaian muslim sangat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas adanya kegiatan SAHABAT ini, karena benar-benar membantu kebutuhan masyarakat di sini,” kata Ibu Caya.

Menurut Ibu Caya, selama ini kebutuhan sandang sering kali terabaikan dibandingkan kebutuhan lain. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan agar lebih banyak masyarakat merasakan manfaatnya.

Ketua Umum Himaprodi As, Dhevaiz Qalbutama Ramadhan, menjelaskan bahwa program SAHABAT merupakan inovasi baru yang diinisiasi sejak terbentuknya kepengurusan saat ini. Ia menegaskan kegiatan ini bukan sekadar aksi sosial biasa.
“Kegiatan seperti ini merupakan program baru yang kami hadirkan sebagai bentuk nyata kepedulian sosial Himaprodi kepada masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran bagi pengurus organisasi.

Dhevaiz menjelaskan bahwa melalui program ini, mahasiswa dilatih untuk memiliki kepekaan sosial dan tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Program tersebut juga dirancang agar dapat terus berlanjut di masa mendatang.
“Kami berkomitmen untuk mempertahankan dan mengembangkan kegiatan SAHABAT ini sebagai bagian dari regenerasi Himaprodi Ahwal Syakhshiyah,” katanya. Ia menyebutkan bahwa kesinambungan program menjadi salah satu fokus utama organisasi.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari kerja sama seluruh pengurus. “Semua ini terlaksana berkat kerja sama dan kekompakan seluruh pengurus Himaprodi,” tambahnya.

Secara tidak langsung, Dhevaiz menilai kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperluas peran organisasi mahasiswa di bidang sosial kemasyarakatan. Ia berharap program ini dapat menjangkau lebih banyak wilayah dengan kebutuhan serupa.
Program SAHABAT juga dinilai selaras dengan nilai-nilai keagamaan yang mendorong umat untuk saling membantu dan berbuat kebaikan. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada bantuan material, tetapi juga pada pembentukan karakter sosial mahasiswa.

Ke depan, Himaprodi As berencana menjadikan SAHABAT sebagai program berkelanjutan yang terus dikembangkan oleh setiap periode kepengurusan. Melalui langkah ini, organisasi berharap dapat memberikan kontribusi lebih luas serta memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.