UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar akan menggelar Silaturrahim dan Buka Puasa Bersama keluarga besar kampus pada Senin, 9 Maret 2026, di Kampus Unismuh Makassar, Jalan Sultan Alauddin.
Persiapan kegiatan tersebut dibahas dalam rapat panitia yang dipimpin Ketua Panitia Ir Syafaat S Kuba MT. Rapat digelar di Ruang Rapat Wakil Rektor, Lantai 16 Gedung Iqra, Kampus Unismuh Makassar.
Rapat juga dihadiri Wakil Rektor I Prof Andi Sukri Syamsuri serta Wakil Rektor II Dr Ihyani Malik yang selalu menjadi penanggung jawab (PJ) acara silaturrahim dan buka puasa bersama Unismuh.
Dalam rapat, panitia membahas upaya menghadirkan panti asuhan sebagai agenda kepedulian sosial Ramadan, serta mengundang para sesepuh Muhammadiyah dan Unismuh sebagai penjaga napas historis kampus.
“Bulan Ramadan adalah ruang terbaik untuk merawat persaudaraan sekaligus meneguhkan kepedulian. Karena itu, undangan kita bukan hanya untuk internal kampus, tetapi juga untuk panti asuhan, agar kebahagiaan Ramadan bisa dirasakan bersama,” ujar Dr Ihyani Malik.
Ia menegaskan, Unismuh akan mengundang sejumlah panti asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah dari Makassar dan Gowa. Agenda ini sekaligus menjadi jalur penyaluran santunan/dukungan yang dipersiapkan panitia dalam rangkaian Ramadan.
Wakil Rektor I Unismuh, Prof Andis – sapaan akrabnya – menyebut bahwa Unismuh juga mengundang secara khusus para mantan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, para mantan Rektor, Wakil Rektor, dan Dekan Unismuh. Pada kesempatan tersebut, katanya, Unismuh bakal memberikan bingkisan hari raya, agar silaturahmi dan spirit historis terus dipertahankan.
“Kehadiran para sesepuh merupakan sumber motivasi dan penguat spirit perjuangan Unismuh bagi kami,” pungkas Prof Andis.
Diproyeksi dihadiri lebih dari 1.000 orang
Panitia memproyeksikan jumlah peserta lebih dari 1.000 orang, sehingga aspek teknis, mulai dari perlengkapan, hingga konsumsi.
“Dosen dann karyawan Unismuh saja sudah berkisar 1000 orang, belum termasuk karyawan di Labschool Unismuh dan Rumah Sakit Unismuh,” ujar Ketua Panitia Ir Syafaat S Kuba MT.
Bagi Unismuh, bahwa buka puasa bersama bukan hanya agenda seremonial, tetapi ruang mempertautkan tradisi, nilai dakwah, dan kepedulian sosial dalam satu momentum Ramadan.
Kegiatan Silaturrahim dan Buka Puasa Bersama ini juga sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) dan SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui penguatan kepedulian sosial kepada panti asuhan, serta SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) dengan memperluas manfaat Ramadan bagi kelompok rentan. Di saat yang sama, forum silaturrahim yang menghadirkan sesepuh Muhammadiyah dan Unismuh memperkuat jejaring kebersamaan dan nilai-nilai kemitraan lintas elemen kampus–persyarikatan, yang selaras dengan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Melalui pelibatan panti asuhan, penyaluran santunan, serta penguatan jejaring kebersamaan lintas generasi dan elemen persyarikatan, kegiatan ini mencerminkan komitmen Unismuh Makassar terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan. Ramadan dimaknai sebagai ruang inklusif untuk memperluas akses kebahagiaan dan solidaritas sosial bagi kelompok rentan, sekaligus mempertegas peran kampus sebagai institusi pendidikan yang aktif mendorong keadilan sosial dan keberlanjutan nilai kemanusiaan.
Sustainable Development Goals


