UNISMUH.AC.ID, Makassar — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kian memantapkan langkah penguatan tata kelola kinerja berbasis data. Pada Jumat, 27 Februari 2026, Unismuh menggelar rapat koordinasi percepatan pengisian Indikator Kinerja Utama (IKU) di Ruang Rapat Senat, Lantai 17 Gedung Iqra, Kampus Unismuh Makassar.
Pertemuan ini dihadiri unsur pimpinan universitas, pimpinan lembaga, pimpinan fakultas, hingga ketua program studi, sebagai wujud soliditas lintas unit dalam memastikan data kinerja kampus tersaji terintegrasi, akurat, dan siap dipertanggungjawabkan.
Wakil Rektor IV Unismuh, Dr. Burhanuddin, M.Si., menegaskan rapat difokuskan pada konsolidasi pengisian IKU universitas sekaligus memastikan keterlibatan seluruh unit. Sebab, sumber data IKU bersifat lintas bidang, menuntut kerja bersama dalam pengumpulan, verifikasi, hingga pembaruan data.
“Koordinasi terpadu akan mempercepat proses, meningkatkan akurasi, dan memastikan setiap capaian terdokumentasi dengan baik,” ujarnya.
Rektor Unismuh Makassar, Dr. Ir. Abd Rakhim Nanda, ST MT IPU, dalam arahannya menekankan bahwa pengisian IKU bukan sekadar kewajiban administrasi, melainkan instrumen strategis untuk menampilkan capaian kerja universitas secara terukur, mulai dari akademik, kemahasiswaan, riset, hingga penguatan kerja sama.
Ia juga mengajak seluruh unit menjaga disiplin pelaporan dan ketepatan waktu, agar delapan IKU dapat dituntaskan sesuai jadwal dan mencerminkan performa nyata institusi.
Rektor turut mengaitkan semangat percepatan tersebut dengan momentum Ramadan sebagai ruang memperkuat kualitas kerja dan layanan. Menurutnya, capaian IKU yang terdokumentasi baik akan menjadi fondasi penting bagi Unismuh dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus memperluas peluang pengembangan institusi.
Baca Juga: Mahasiswa Fakultas Pertanian Unismuh Makassar Ikuti Magang Internasional di Jepang
Menguatkan Reputasi, Menjaga Kepercayaan
Di hadapan peserta rapat, pimpinan universitas menegaskan IKU merupakan tolok ukur capaian sasaran strategis perguruan tinggi yang dipantau pemerintah. Karena itu, kelengkapan dan ketepatan data dipandang sebagai bagian dari komitmen Unismuh membangun tata kelola yang akuntabel, transparan, dan berbasis bukti.
Rektor menekankan, kualitas pengisian IKU berkelindan dengan reputasi institusi serta dukungan terhadap berbagai program penguatan. Dengan data yang rapi dan tervalidasi, posisi Unismuh dalam mengembangkan kerja sama, program peningkatan kapasitas, dan beragam inisiatif akademik dinilai akan semakin kuat dan meyakinkan.
Menindaklanjuti arahan rektor, Wakil Rektor IV memimpin pemetaan kebutuhan data, pembagian peran, serta langkah teknis percepatan pengisian. Rapat menegaskan pentingnya sinkronisasi antarunit, dari tingkat program studi hingga lembaga, mengingat sebagian indikator menuntut verifikasi dokumen dan pembaruan pada sistem digital universitas.
Sejumlah capaian turut disorot sebagai modal penguatan kinerja. Di antaranya, dorongan peningkatan luaran publikasi dan kolaborasi riset, serta agenda penguatan akreditasi internasional untuk beberapa program studi hingga 2027 sebagai bagian dari strategi daya saing global. Rapat juga mencatat progres input penilaian mahasiswa melalui sistem akademik yang telah tinggi, sembari mendorong percepatan penyelesaian pada program studi yang masih berproses.
Rapat diakhiri dengan penegasan tindak lanjut: koordinasi teknis akan terus dilakukan hingga seluruh data IKU terunggah lengkap, tervalidasi, dan semakin merepresentasikan capaian Unismuh Makassar secara komprehensif.

