February 16, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA KAMPUS

Dosen dan Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Unismuh Perkuat Cakap Digital Anak Asuh LKSA Mawaddah

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema Penguatan Cakap Digital melalui Pendekatan Sosiologi Komunikasi bagi LKSA Mawaddah Kota Makassar, Sabtu, 14 Februari 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di LKSA Mawaddah, Kota Makassar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Sosiologi Komunikasi yang diikuti mahasiswa Pendidikan Sosiologi sebagai implementasi pembelajaran berbasis project-based learning. Melalui skema tersebut, mahasiswa tidak hanya dibekali pemahaman teoritis, tetapi juga dilatih mengaplikasikan ilmu sosiologi secara langsung di tengah masyarakat.

Tim pengabdian diketuai oleh Dr. Nur Riswandy Marsuki, M.Si., dengan anggota Dr. Maemunah, M.Pd., dan Dr. Fatimah Azis, M.Pd. Kolaborasi dosen dan mahasiswa dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen perguruan tinggi dalam mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan praktik sosial.

Dalam pemaparannya, Dr. Nur Riswandy Marsuki menekankan bahwa perkembangan teknologi digital telah mengubah pola interaksi sosial anak dan remaja. Media sosial, menurut dia, tidak lagi sekadar sarana hiburan, melainkan ruang komunikasi, pergaulan, dan pembentukan identitas diri.

“Setiap aktivitas di ruang digital—mulai dari mengunggah konten hingga berinteraksi dengan pengguna lain—merupakan tindakan sosial yang memiliki makna dan konsekuensi. Karena itu, penguatan kecakapan digital menjadi sangat penting agar anak-anak mampu menggunakan media digital secara bijak, aman, dan bertanggung jawab, sejalan dengan semangat gerakan nasional Makin Cakap Digital,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan, mahasiswa berperan sebagai pendamping dan fasilitator di bawah arahan dosen pengampu. Peserta diberikan pemahaman mengenai konsep cakap digital, yang mencakup kemampuan menggunakan media digital secara cerdas, kritis, beretika, aman, dan bertanggung jawab.

Melalui diskusi interaktif dan contoh kasus yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, peserta juga diarahkan untuk mampu membedakan fakta dan opini, serta memahami pentingnya memverifikasi kebenaran informasi sebelum membagikannya di ruang digital.

Dr. Maemunah menambahkan bahwa literasi digital tidak semata-mata berkaitan dengan kemampuan teknis mengoperasikan gawai. “Literasi digital harus dipahami sebagai kecakapan berpikir kritis dan bertanggung jawab dalam mengonsumsi serta menyebarkan informasi,” kata dia.

Melalui kegiatan pengabdian yang terintegrasi dengan perkuliahan ini, mahasiswa Pendidikan Sosiologi FKIP Unismuh Makassar diharapkan memiliki kepekaan sosial sekaligus kemampuan praktik di lapangan. Sementara itu, anak asuh LKSA Mawaddah diharapkan tumbuh menjadi generasi yang cakap digital, beretika, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan ruang digital.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, tim pengabdian juga menggelar aksi sosial berupa penyaluran bantuan sembako, antara lain beras, mi instan, dan telur. Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat ta’awun sekaligus persiapan menyambut bulan suci Ramadan.