UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR— Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) Makassar menggelar Workshop dan Pendampingan Drafting dan Editing Manuskrip Batch 1 Tahun 2026 pada 14–15 Februari 2026 di Hotel Aryaduta Makassar. Kegiatan ini difokuskan untuk mempercepat kenaikan jabatan akademik dosen dari Lektor Kepala menuju Guru Besar.
Sebanyak 35 dosen Lektor Kepala yang tengah mempersiapkan usulan Guru Besar mengikuti pendampingan intensif selama dua hari. Peserta diwajibkan membawa draf artikel ilmiah untuk direviu secara langsung dan ditargetkan melakukan submission ke jurnal internasional pada akhir kegiatan.
Skema tersebut dirancang agar proses tidak berhenti pada perbaikan naskah, tetapi berujung pada pengiriman artikel ke jurnal bereputasi sebagai salah satu syarat utama pengusulan Guru Besar.
Baca Juga : Dari Karanganyar ke Makassar, Alvaro Sebet Medali Emas OlympicAD VIII
Rektor Unismuh Makassar Dr. Abd. Rakhim Nanda saat membuka kegiatan menegaskan bahwa percepatan Guru Besar menjadi prioritas institusi. Menurut dia, jumlah profesor yang memadai mencerminkan kematangan akademik perguruan tinggi sekaligus menentukan daya saing di tingkat nasional maupun internasional.
“Dosen Lektor Kepala yang telah memenuhi syarat perlu difasilitasi secara konkret agar proses menuju Guru Besar berjalan lebih cepat dan terarah,” ujarnya.
Workshop menghadirkan Assoc. Prof. Dr. Muhammad Roil Bilad dari Universiti Brunei Darussalam sebagai narasumber utama. Dalam sesi pendampingan, ia membimbing peserta memperkuat aspek kebaruan riset, ketajaman analisis, konsistensi metodologi, serta strategi memilih jurnal yang sesuai dengan substansi penelitian.
Pendekatan klinis tersebut memungkinkan setiap peserta memperoleh masukan spesifik terhadap manuskrip yang sedang disiapkan sebagai bagian dari persyaratan Guru Besar.
Ketua Unismuh Global Excellence Center, Prof. Hartono Bancong, mengatakan kualitas publikasi ilmiah menjadi kunci dalam proses pengusulan jabatan akademik tertinggi. Ia menekankan pentingnya pendampingan berbasis luaran (output-based mentoring) agar naskah tidak hanya layak kirim, tetapi juga kompetitif di jurnal internasional.
Sementara itu, Ketua Panitia Muhammad Amin Said melaporkan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang telah dilaksanakan tiga kali pada tahun sebelumnya dan dinilai berdampak terhadap percepatan publikasi dosen.
Melalui pendampingan terstruktur dan terukur, Unismuh Makassar berharap semakin banyak Lektor Kepala yang meraih jabatan Guru Besar dalam waktu dekat. Program ini juga menjadi bagian dari strategi penguatan budaya riset kampus, termasuk mendukung target 200 artikel terindeks Scopus pada 2026.

