UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen (HMJ-M) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar meresmikan pelaksanaan program Bina Desa dan Baitul Qiswa di Desa Belapunranga, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Kamis 29 Januari 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Bergerak Bersama HMJ-Manajemen untuk Peduli dan Mengabdi.”
Pembukaan program tersebut berlangsung di Kantor Desa Belapunranga dan mendapat dukungan penuh dari pimpinan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unismuh Makassar. Acara ini dihadiri Ketua Program Studi Manajemen, Kepala Desa Belapunranga beserta jajaran, serta sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pendidik setempat.
Rangkaian kegiatan pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan sejumlah penampilan seni dan budaya, seperti Anggaru, Tari Paduppa, serta pembawaan Mars HMJ Manajemen yang menjadi simbol semangat kolektif mahasiswa.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Belapunranga, Muhammad Jafar Dg. Talli, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa HMJ Manajemen di desanya. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan kesadaran bersama antara mahasiswa dan masyarakat desa sebagai modal utama dalam mendorong pembangunan desa yang lebih maju dan berkelanjutan.
Baca Juga: Prodi Budidaya Perairan Unismuh Makassar Bekali Mahasiswa Jelang Magang di Balai Perikanan
Sementara itu, Ketua Program Studi Manajemen Nasrullah, S.E., M.M., menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Bina Desa dan Baitul Qiswa. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agent of change yang tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga mampu menghadirkan dampak nyata melalui pengabdian kepada masyarakat.
Ketua Umum HMJ Manajemen, Andriansyah Laksono Putra, berharap program ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Belapunranga. Ia menegaskan bahwa Bina Desa merupakan wujud kepedulian, kerja sama, dan komitmen HMJ Manajemen untuk tumbuh bersama masyarakat.
“Melalui program ini, kami hadir untuk belajar, mendengar, dan bekerja bersama warga. Kegiatan yang dirancang diharapkan dapat menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari seminar dan penguatan daya saing UMKM, penyuluhan kesehatan, hingga kegiatan sosial lainnya,” ujar Andriansyah.
Usai rangkaian pembukaan, panitia bersama masyarakat desa melakukan sesi foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan. Secara keseluruhan, kegiatan pembukaan Bina Desa dan Baitul Qiswa HMJ Manajemen Unismuh Makassar berlangsung lancar dan penuh khidmat.

