January 16, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA KAMPUS

FKIK Unismuh Makassar–ILI Gelar ISF 2026, Angkat Precision Nutrition untuk Kesehatan Indonesia

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Peringatan Hari Gizi Nasional yang jatuh pada 25 Januari 2026 akan diwarnai penyelenggaraan Indonesian Scientific Forum (ISF) 2026, sebuah forum ilmiah berskala nasional yang digelar secara daring.

Kegiatan mengusung tema “Precision Nutrition untuk Indonesia 6.0: Personalized Nutrition, National Transformation”. Forum ini menyoroti pergeseran pendekatan dari gizi yang bersifat umum menuju nutrisi presisi berbasis data, yang mencakup kajian nutrigenomik–nutrigenetik, pemanfaatan superfood, serta integrasinya dengan kedokteran presisi.

ISF 2026 digagas Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar bekerja sama dengan International Life Institute (ILI). Penyelenggaraan juga melibatkan dukungan lintas institusi, antara lain Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Universitas Yarsi, SMA Negeri 3 Semarang, MABBI, Vascular Indonesia, PDPOTJI, AWMI, Global Institute of Technology and Business, Sciencepreneur, AGDOSI, drSlimming.id, DKLPT, Digimedika Kreasi Nusantara, serta sejumlah mitra edukasi lainnya.

Agenda virtual dijadwalkan berlangsung Ahad, 25 Januari 2026 pukul 08.00–12.00 WIB melalui Zoom dan disebut terbuka untuk publik tanpa biaya. Panitia menyatakan forum ini ditujukan sebagai ruang dialog akademik yang menjembatani riset, praktik klinis, dan kebijakan kesehatan, terutama terkait tantangan gizi di Indonesia seperti stunting, penyakit tidak menular, dan isu kesehatan saluran cerna.

Kegiatan akan dibuka dengan sambutan Dr. dr. Niko Azhari Hidayat, SpBTKV., SubspVE(K)., FIATCVS. (Dosen FTMM Universitas Airlangga; Founder–CEO Vascular Indonesia). Ia dijadwalkan menekankan pentingnya ekosistem inovasi dan literasi sains kesehatan di tengah transformasi digital.

Sejumlah pembicara dari berbagai pusat keilmuan dan praktik kesehatan dijadwalkan mengisi sesi ilmiah. Prof. dr. Veni Hadju, MSc, Ph.D. (Guru Besar FKM Universitas Hasanuddin) akan memaparkan potensi Moringa oleifera (kelor) sebagai superfood. Prof. Dr. Tria Astika Endah Permatasari, S.K.M., M.K.M. (Guru Besar Departemen Gizi FKIK Universitas Muhammadiyah Jakarta) dijadwalkan membahas strategi penanganan stunting dalam lanskap personalized medicine.

Dari perspektif klinis, Prof. Dr. dr. Suryani As’ad., M.Sc., Sp.GK (K) (Dekan FKIK Universitas Muhammadiyah Makassar) akan mengulas pendekatan gizi klinik dalam penerapan nutrisi presisi di Indonesia. Sementara Prof. Dr. Dra. Sunarti, M.Kes. (Guru Besar UGM) menyoroti peran nutrigenomik dan nutrigenetik sebagai fondasi penguatan kesehatan dan daya saing.

Sesi lain akan diisi dr. Dito Anurogo, M.Sc., Ph.D. (Dosen FKIK Unismuh Makassar) dengan topik “The Art of Nutrigenomics 6.0”. Adapun Dr (Cand.) dr. Inggrid Tania, M.Si. (Ketua Umum PDPOTJI) dijadwalkan menyampaikan materi “Prebiotic Herbs and Spices for Gut Health” yang menyoroti peran herbal dan rempah sebagai dukungan kesehatan mikrobiota usus.

Panitia juga menyiapkan e-sertifikat dan rekaman sesi bagi peserta yang memberikan donasi sukarela minimal Rp 25.000. Donasi disebut akan digunakan untuk mendukung keberlanjutan program edukasi ilmiah.

Pendaftaran dilakukan melalui https://bit.ly/ISF2026. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui narahubung Muhammad Rafif (0857-0565-7697) dan Aditya Liemin (0812-2807-7298).

Di tengah derasnya informasi kesehatan di ruang digital, penyelenggara menempatkan gizi presisi sebagai isu strategis. Pendekatan ini dinilai relevan untuk memperkuat intervensi berbasis bukti—baik pada level individu, layanan kesehatan, maupun arah kebijakan kesehatan publik.