January 12, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA UTAMA KEGIATAN

Alumni Darul Arqam II Unismuh Perkuat Dakwah Akar Rumput di Bontoala–Taeng

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR– Peserta Darul Arqam Angkatan II melaksanakan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Program Perguruan Tinggi Peduli Pengembangan Cabang dan Ranting melalui kegiatan Pengajian Terpadu bersama Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Bontoala–Taeng sebagai upaya memperkuat pembinaan keagamaan dan dakwah sosial berbasis masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Nurul Askari, Perumahan Aura Permai, Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Ahad, 11 Januari 2026.

Pengajian terpadu tersebut menghadirkan penceramah Dr. Keayi Mudah Ahmad Nashir, S.Pd.I., M.Pd.I. yang membawakan tema Pelaksanaan Ibadah Praktis (Bagian II). Materi pengajian menitikberatkan pada penguatan pemahaman dan praktik ibadah sesuai tuntunan Tarjih Muhammadiyah sebagai bagian dari pembinaan keagamaan warga persyarikatan dan masyarakat umum.

Dalam ceramahnya, Dr. Keayi Mudah Ahmad Nashir menegaskan, “Ibadah tidak cukup dipahami secara tekstual, tetapi harus dipraktikkan secara benar sesuai manhaj Muhammadiyah agar melahirkan kesalehan pribadi dan sosial.” Menurutnya, pengajian seperti ini menjadi sarana strategis pembinaan umat di tingkat akar rumput.

Wakil Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Bontoala–Taeng menyampaikan bahwa pengajian terpadu merupakan program unggulan ranting yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menjaga kesinambungan pembinaan warga persyarikatan.

“Pengajian ini kami laksanakan bergiliran antara Desa Bontoala dan Desa Taeng agar jangkauannya merata,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keterlibatan peserta Darul Arqam menjadi energi baru dalam penguatan cabang dan ranting.

Kegiatan ini juga dihadiri unsur Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah, pengurus masjid, tokoh masyarakat, serta warga Bontoala dan Taeng. Antusiasme jamaah terlihat dari kehadiran peserta yang memenuhi masjid hingga kegiatan berakhir.

Baca Juga: KPK Tetapkan Yaqut Tersangka Kasus Haji, Dosen Fakultas Hukum Unismuh Dorong Reformasi Tata Kelola Haji

Usai pengajian, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial bersama mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Pendidikan Agama Islam angkatan 2025. Kegiatan ini merupakan implementasi pembelajaran Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) melalui Projek Al-Ma’un yang menekankan aspek kepedulian sosial.

Sebanyak 80 paket sembako disalurkan kepada 80 Kepala Keluarga dari komunitas pemulung yang bermukim di sekitar lokasi kegiatan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga sekaligus memperkuat hubungan sosial antara kampus dan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Dr. Ferdinan, M.Pd.I. menginisiasi perubahan nama komunitas pemulung menjadi “Komunitas Sang Surya”. Ia menyatakan, “Penamaan ini kami maksudkan untuk menanamkan spirit Islam berkemajuan agar komunitas ini tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga terdorong untuk mandiri dan produktif.”

Dr. Ferdinan menjelaskan bahwa perubahan nama tersebut merupakan bagian dari dakwah sosial Muhammadiyah yang menekankan transformasi pola pikir. Ia berharap komunitas tersebut dapat berkembang menjadi kelompok binaan yang memiliki kemandirian ekonomi secara bertahap.

Sejumlah peserta Darul Arqam Angkatan I dan II turut terlibat aktif dalam kegiatan ini. Kehadiran lintas angkatan tersebut menunjukkan kesinambungan kaderisasi dan komitmen dakwah yang berkelanjutan di lingkungan persyarikatan.

Melalui kegiatan RTL ini, peserta Darul Arqam Angkatan II berharap sinergi antara perguruan tinggi, Muhammadiyah, dan masyarakat semakin kuat. Ke depan, program serupa direncanakan terus berlanjut sebagai bentuk dakwah keagamaan dan sosial yang berorientasi pada pemberdayaan umat.