January 11, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA KAMPUS

BASSI Hima PBSI Lantik Pengurus Baru, Mantapkan Program Literasi dan Kreativitas Mahasiswa

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR – Bengkel Sastra BASSI (Bahasa dan Sastra Indonesia), lembaga afiliasi Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Hima PBSI), menggelar rangkaian kegiatan pelantikan pengurus, upgrading, serta rapat kerja untuk masa bakti 2025–2026. Kegiatan ini digelar di Gedung Menara Iqra Lantai 10, Kampus Unismuh Makassar, Sabtu, 10 Januari 2026.

Kegiatan ini menjadi penanda regenerasi kepemimpinan sekaligus upaya memperkuat peran BASSI sebagai ruang pengembangan sastra, literasi, dan kreativitas mahasiswa di lingkungan kampus.

Baca Juga : Debut di Turnamen Bola Basket Solo Medical Cup, FKIK Unismuh Makassar Raih Runner-up Nasional

Pelantikan pengurus baru dinilai penting untuk menjaga kesinambungan gerak organisasi. Ketua Hima Prodi PBSI, Risky Saputra, dalam sambutannya menekankan harapan agar kepengurusan yang baru mampu menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa, sekaligus memperkuat budaya literasi sastra. “BASSI perlu menjadi wadah yang hidup, yang mendorong mahasiswa terus berproses dan berkarya,” ujarnya.

Usai pelantikan, panitia melanjutkan kegiatan dengan upgrading untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi pengurus. Materi yang diberikan mencakup kepemimpinan, manajemen organisasi, serta strategi pengembangan program kerja. Melalui sesi ini, pengurus diharapkan lebih siap menghadapi tantangan organisasi dan menjalankan program secara profesional, terarah, serta berkelanjutan.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan rapat kerja yang membahas rencana program selama satu periode kepengurusan. Dalam forum tersebut, masing-masing bidang memaparkan agenda yang menitikberatkan pada penguatan kegiatan sastra dan literasi, antara lain pelatihan menulis, diskusi rutin, serta bedah buku. “Kami ingin BASSI menjadi tempat yang nyaman bagi mahasiswa untuk belajar menulis, bertukar gagasan, dan merawat tradisi membaca,” kata Ketua Bengkel Sastra BASSI terpilih, Akrianti.

Dukungan juga datang dari pihak program studi. Kaprodi PBSI, Dr Syekh Adiwijaya, menilai BASSI memiliki posisi strategis dalam membangun ekosistem literasi di kampus. Menurut dia, BASSI bukan sekadar organisasi kemahasiswaan, melainkan ruang kreatif yang dapat menempa kepekaan bahasa, memperkuat nalar kritis, dan mendorong keberanian mahasiswa untuk mempublikasikan karya. “Saya berharap kepengurusan baru tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi konsisten menghasilkan karya dan memperluas jejaring, baik dengan komunitas literasi maupun kegiatan akademik program studi,” ujarnya.

Melalui semangat baru kepengurusan, BASSI Hima Prodi PBSI menegaskan komitmen menjadikan organisasi ini sebagai laboratorium sastra yang produktif dan inspiratif. Dengan penguatan program serta kerja kolektif, BASSI diharapkan mampu melahirkan karya-karya mahasiswa yang berkualitas sekaligus menumbuhkan budaya literasi yang lebih kuat di lingkungan kampus.