UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Tim peneliti dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar kegiatan penyuluhan dan edukasi pemanfaatan platform digital Notion sebagai sarana peningkatan motivasi dan kemandirian belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penelitian berjudul “Konstruksi E-Modul Pendidikan Agama Islam Berbasis Platform Notion sebagai Sarana Peningkatan Motivasi dan Kemandirian Belajar Siswa di SMA Muhammadiyah 1 Makassar”. Penyuluhan dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar, Jalan Sultan Alauddin No. 259, Senin (5/1/2026), dan diikuti 60 siswa kelas X dan XI.
Ketua Tim Penelitian, Sandi Pratama, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi sekaligus memperkenalkan inovasi pembelajaran PAI berbasis aplikasi digital yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Pembelajaran berbasis platform digital diharapkan mampu meningkatkan motivasi sekaligus kemandirian belajar siswa. Materi PAI dapat disajikan lebih menarik dan memudahkan peserta didik untuk belajar secara mandiri,” ujar Sandi.
Ia menambahkan, pemanfaatan platform digital menjadi penting karena dilakukan di lingkungan pelajar yang akrab dengan teknologi, seiring perkembangan era yang semakin modern dan canggih. Menurutnya, pembelajaran mandiri perlu terus didorong agar sekolah mampu melahirkan generasi yang terdidik, adaptif, dan kritis.
Baca Juga: Pemerintah Bakal Batasi Akses Medsos Anak Mulai Maret 2026, Psikolog Unismuh Ingatkan Pentingnya Edukasi dan Dialog
Sandi menjelaskan, pembelajaran berbasis platform digital seperti Notion menawarkan sejumlah manfaat, antara lain fleksibilitas akses materi kapan saja dan di mana saja, interaktivitas melalui video dan kuis, evaluasi pembelajaran berbasis gim, serta penguatan literasi digital siswa secara kritis dan etis. Selain itu, platform ini juga memudahkan kolaborasi dan meningkatkan efisiensi administrasi bagi guru.
“Oleh karena itu, peningkatan motivasi dan kemandirian belajar harus menjadi perhatian bersama agar siswa merasakan pengalaman belajar yang inovatif, menyenangkan, dan tidak monoton,” kata dia.
Secara terpisah, Kepala SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim peneliti Unismuh Makassar atas pelaksanaan kegiatan edukasi tersebut di lingkungan sekolah.
Ia berharap, melalui kegiatan ini, guru dan siswa dapat terus berkreasi dan berinovasi dalam menyajikan pembelajaran yang menarik tanpa mengurangi efektivitas dan kualitas proses belajar mengajar.
“Kami berharap platform ini dapat meningkatkan motivasi belajar dan kemandirian siswa, khususnya dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri anggota tim peneliti, yakni Nur Faisah Atirah dan Fitri, yang terlibat langsung dalam pendampingan dan penyuluhan kepada para siswa.

