January 9, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA KAMPUS BERITA UTAMA

Pengamat Sepak Bola Unismuh Prediksi PSM vs Bali United Berlangsung Ketat

Syamsul Bakri, S.Pd., M.Pd., Dosen Pendidikan Kepelatihan Olahraga Unismuh Makassar

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Dosen Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Syamsul Bakri, S.Pd., M.Pd., memprediksi pertandingan PSM Makassar melawan Bali United akan berlangsung ketat dan menjadi ujian penting bagi kebangkitan tim tuan rumah. Laga lanjutan Liga 1 tersebut dinilai krusial karena PSM tengah berada dalam tren negatif dan menghadapi lawan dengan rekor pertemuan yang kurang menguntungkan.

Syamsul menyebut pertandingan ini sebagai momentum hidup-mati bagi PSM untuk memutus rangkaian hasil buruk sekaligus menjaga peluang bersaing di papan klasemen. Pertandingan PSM Makassar kontra Bali United dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Sabtu malam, 9 Januari 2026.

Memutus Tren Negatif dan Rekor Buruk

Menurut Syamsul, kondisi PSM saat ini tidak ideal setelah menelan tiga kekalahan beruntun dari Malut United, Persib Bandung, dan Borneo FC. Situasi tersebut diperparah dengan catatan lima pertemuan terakhir PSM yang selalu berakhir tanpa kemenangan saat menghadapi Bali United.

“Kita harus realistis melihat data. PSM sedang tidak baik-baik saja setelah menelan tiga kekalahan beruntun. Ditambah lagi, statistik head-to-head menunjukkan kita tidak pernah menang lawan Bali United di lima pertemuan terakhir,” ujar Syamsul Bakri.

Meski demikian, ia menegaskan statistik tidak selalu menjadi penentu hasil akhir pertandingan. Ia menilai laga kandang kali ini justru dapat menjadi titik balik bagi PSM untuk keluar dari tekanan psikologis yang membayangi tim.

“Statistik itu adalah masa lalu. Laga malam ini di Gelora BJ Habibie adalah momen hidup atau mati untuk memutus rantai negatif itu. Tidak ada waktu untuk meratapi kekalahan kemarin,” kata Syamsul.

Waspada Serangan Sayap dan Bola Mati

Dari sisi teknis, Syamsul menilai Bali United memiliki keunggulan pada sektor sayap dan efektivitas penyelesaian akhir. Tim tamu yang kini berada di posisi delapan klasemen dinilai datang dengan kepercayaan diri tinggi.

Ia menekankan pentingnya disiplin lini pertahanan PSM, terutama dalam menutup ruang di sisi lapangan. Menurutnya, kegagalan mengantisipasi pergerakan pemain sayap Bali United dapat berakibat fatal.

“Instruksi saya sederhana: matikan sektor sayap. Bek sayap PSM harus disiplin dan jangan biarkan pemain seperti Privat Mbarga leluasa mengirim umpan silang,” ujar Syamsul.

Selain itu, ia juga mengingatkan ancaman Bali United melalui skema bola mati. Berdasarkan pengamatannya, sejumlah gol Bali United lahir dari situasi set piece yang dieksekusi dengan baik.

“Bali United sering mencetak gol lewat bola mati. Pemain belakang PSM harus berhati-hati melakukan pelanggaran di dekat kotak penalti,” katanya.

Siri na Pacce sebagai Faktor Pembeda

Syamsul menilai secara teknis Bali United memang lebih diunggulkan karena tren positif yang mereka miliki. Namun, ia menegaskan bahwa sepak bola tidak bisa dilihat semata-mata dari statistik dan kualitas individu pemain.

Menurutnya, faktor mental dan atmosfer kandang dapat menjadi pembeda signifikan bagi PSM. Ia menyoroti nilai budaya lokal sebagai sumber motivasi tambahan bagi pemain.

“Sepak bola itu bukan matematika. Di sinilah peran semangat Siri na Pacce. Rasa malu kalau kalah lagi di kandang harus diubah menjadi energi ledak di lapangan,” ujar Syamsul.

Ia menambahkan, pemain PSM harus tampil agresif namun tetap mengedepankan kecerdasan bermain. Bali United dinilai sebagai tim yang piawai memanfaatkan emosi dan kelengahan lawan.

Optimisme di Tengah Prediksi Pengamat

Meskipun sebagian pengamat memprediksi kemenangan tipis Bali United, Syamsul memiliki pandangan berbeda. Ia menilai peluang PSM tetap terbuka jika mampu mencetak gol cepat dan menjaga konsistensi pertahanan.

“Jika PSM bisa mencetak gol cepat di babak pertama dan pertahanan solid mengantisipasi bola atas, kita bisa membalikkan prediksi,” katanya.

Syamsul menyatakan optimismenya terhadap peluang kebangkitan PSM dalam laga ini. Ia berharap pertandingan tersebut menjadi titik balik bagi tim Juku Eja untuk keluar dari tekanan dan mengembalikan kepercayaan diri pemain serta pendukungnya.

“Saya optimis PSM bisa bangkit dan memutus rekor buruk ini. Prediksi saya, Juku Eja menang tipis 2-1 atau minimal menahan imbang. Ewako,” ujar Syamsul Bakri menutup analisisnya.