UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Rapat Kerja (Raker) Unismuh Makassar memasuki hari kedua dengan agenda Sidang Komisi. Rapat Komisi B Bidang Sumber Daya dan Keuangan digelar di Aula I-GIFt lantai 2, Gedung Iqra, Kampus Unismuh Makassar, Sabtu, 30 Agustus 2025. Sidang ini diawali dengan pengarahan Wakil Rektor II Dr. Ihyani Malik. Sidang dipimpin oleh Ketua Komisi Dr. Sahabuddin Nanda, didampingi Sekretaris Dr. Ismail Badollahi.
Raker Komisi B menjadi forum penting untuk merumuskan arah kerja bidang sumber daya, tata kelola keuangan, serta sarana dan prasarana pada tahun akademik 2025–2026. Dalam sidang yang dihadiri para Wakil Dekan II, kepala tata usaha fakultas, pengelola keuangan, dan pimpinan unit kerja, dibahas 37 indikator kinerja, di mana 22 indikator berada langsung di bawah koordinasi Wakil Rektor II.
“Fokus kita tahun ini adalah memastikan kualitas dosen dan tenaga kependidikan semakin meningkat, rasio dosen–mahasiswa terjaga, keuangan dikelola transparan, serta sarana-prasarana kampus memenuhi standar keselamatan dan aksesibilitas,” ujar Dr. Ihyani Malik.
Rangkaian program yang dibahas mencakup, Pertama, Penguatan SDM. Peningkatan jabatan fungsional dosen (lektor, lektor kepala, hingga guru besar), produktivitas publikasi ilmiah, hingga studi lanjut bagi tenaga kependidikan.
Kedua, Keuangan dan Kelembagaan. Alokasi biaya operasional unit bisnis, kontribusi pendapatan ke universitas, dana promosi mahasiswa baru, evaluasi kepatuhan prosedur keuangan, serta audit eksternal oleh kantor akuntan publik.
Ketiga, Sarana-Prasarana dan Keselamatan, yang meliputi pemenuhan aksesibilitas disabilitas, penyediaan jalur evakuasi di gedung perkuliahan, serta peningkatan kenyamanan ruang belajar.
Menurut Ihyani, seluruh indikator tersebut diarahkan pada internasionalisasi kampus. “Internasionalisasi bukan sekadar kerja sama atau mobilitas, tetapi juga bagaimana SDM, tata kelola, dan infrastruktur kampus kita sudah setara standar global,” katanya.
Ketua sidang, Dr. Sahabuddin Nanda, menambahkan bahwa hasil pembahasan Komisi B akan disinkronkan dengan komisi lain dan diputuskan dalam sidang pleno Raker. “Ini bagian dari upaya kolektif kita agar arah kerja Unismuh sejalan dengan target menuju universitas berdaya saing global,” ujarnya.
Dengan rancangan program yang terukur, Unismuh Makassar optimistis dapat memperkuat kualitas pendidikan, tata kelola, dan layanan kampus, sekaligus menapaki agenda besar penguatan daya saing global.