UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Komisi A Rapat Kerja Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar yang membidangi akademik dan kerja sama menggelar sidang komisi di Balai Sidang Unismuh, Sabtu, 30 Agustus 2025. Forum ini menjadi ajang penting untuk merumuskan rancangan program kerja tahun akademik 2025–2026.
Penanggung jawab Komisi A, Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Prof. Andi Sukri Syamsuri, menegaskan agar program kerja yang disusun benar-benar selaras dengan visi Unismuh sebagai kampus berdaya saing global. Ia mengingatkan, daftar program tidak boleh sekadar deretan rencana, melainkan harus nyata, terukur, dan dapat diwujudkan.
“Seluruh rancangan program perlu diarahkan untuk memperkuat posisi Unismuh dalam kancah internasional. Kita harus memastikan setiap agenda dapat memberi dampak nyata bagi dosen, mahasiswa, maupun institusi,” ujar Prof. Andis, sapaan akrab Warek I Unismuh Makassar itu.
Dalam konteks akademik, ia menyoroti pentingnya mendorong dosen untuk aktif melakukan penelitian dan publikasi di jurnal bereputasi. Kehadiran berbagai lembaga baru di lingkungan kampus juga disebut perlu diimbangi dengan program kerja yang sesuai dengan peran dan eksistensi masing-masing.
Sidang Komisi A diikuti 85 peserta. Mereka terdiri atas Direktur Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni, Kepala Pusat Perencanaan Pengelolaan dan Pengembangan Laboratorium Terpadu, para Ketua Program Studi jenjang sarjana, magister, dan doktor, serta Wakil Dekan I dari berbagai fakultas.
Dalam pembahasan, Komisi A mengkaji 42 item program strategis. Isu yang mengemuka meliputi tata pamong dan tata kelola, kerja sama institusional, peningkatan suasana akademik, kebebasan mimbar dan otonomi keilmuan, pengembangan unit bisnis universitas, hingga strategi internasionalisasi dan inovasi. Peningkatan kompetensi lulusan juga masuk dalam agenda utama.
Melalui sidang ini, Unismuh Makassar berharap mampu merumuskan program yang konkret untuk mendukung langkah kampus menuju predikat universitas berkelas dunia.