August 29, 2025
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA UTAMA

Unismuh Makassar Targetkan 200 Publikasi Scopus dan Akreditasi Internasional di 2025

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar membidik pencapaian ambisius di tahun 2025 dengan memperkuat mutu akademik, akreditasi internasional, serta produktivitas riset dan publikasi. Target tersebut dipaparkan Wakil Rektor IV Bidang Sistem Informasi, Penjaminan Mutu, Perencanaan, dan Daya Saing, Dr Burhanuddin, dalam Rapat Kerja Unismuh Tahun Akademik 2025–2026, Jumat, 29 Agustus 2025, di Balai Sidang Muktamar kampus Unismuh Makassar.

Menurut Burhanuddin, sejumlah program studi dipacu untuk tidak hanya meraih akreditasi “Unggul” dari lembaga nasional, tetapi juga sekaligus akreditasi internasional. “Tahun ini kami mendorong Program Studi Kedokteran serta S1 dan S2 Manajemen untuk langsung mencapai dua peringkat sekaligus, agar lebih efisien,” ujarnya.

Selain akreditasi, Unismuh juga menekankan percepatan kelulusan mahasiswa. Target minimal kelulusan tepat waktu ditetapkan 50 persen, namun diarahkan menuju 65 persen sebagai standar daya saing internasional. Saat ini, tingkat kelulusan tepat waktu Magister sudah mencapai 80 persen, Diploma 60 persen, sementara Sarjana berada pada angka 52 persen. “Kami berharap akhir Agustus sudah menembus 56 persen,” kata Burhanuddin.

Di bidang publikasi, Unismuh menargetkan 200 artikel terindeks Scopus pada 2025. Tahun lalu capaian publikasi dosen mencapai 149 artikel, sementara hingga Agustus 2025 baru 98 artikel. Meski demikian, optimisme tetap tinggi karena kampus telah melaksanakan bimbingan teknis penulisan bagi 188 dosen. “Dengan pendampingan ini, target 200 publikasi bisa tercapai,” jelasnya.

Perkembangan sistem informasi kampus juga menunjukkan kemajuan dengan 24 aplikasi terintegrasi yang mendukung layanan akademik dan manajerial. Tracer study berhasil melacak 82,52 persen alumni, meski Burhanuddin menilai penyerapan lulusan ke dunia kerja masih perlu ditingkatkan. Saat ini, rata-rata waktu tunggu lulusan yang terserap sudah mencapai 70,51 persen, dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) mencatat angka tertinggi 86,27 persen.

Secara global, peringkat Unismuh juga terus bergerak naik. Dalam daftar EDURank, kampus ini berada di posisi 8.031 dunia, 3.195 Asia, dan 139 nasional. “Tahun depan kita ingin masuk 100 besar nasional, bahkan melampaui beberapa perguruan tinggi negeri,” tegas Burhanuddin.