UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar terus memperkuat kapasitas sumber daya akademiknya. Dalam dua tahun ke depan, kampus ini menargetkan penambahan sekitar 100 dosen bergelar doktor (S3) untuk menopang kualitas pendidikan dan riset.
Wakil Rektor II Unismuh, Dr Ihyani Malik, memaparkan capaian tersebut dalam Rapat Kerja Universitas Tahun Akademik 2025–2026, Jumat, 29 Agustus 2025. Ia menekankan bahwa peningkatan jumlah dosen bergelar doktor menjadi strategi penting menghadapi tuntutan akreditasi dan pembukaan program studi baru.
“Diperkirakan dalam satu hingga dua tahun ke depan, ada sekitar 100 dosen yang sedang studi doktoral akan selesai dan kembali memperkuat tenaga akademik kampus,” ujar Ihyani.
Hingga 2025, Unismuh mencatat total 814 dosen aktif. Perubahan signifikan terlihat pada jabatan fungsional. Jumlah tenaga pengajar meningkat tajam dari 13 orang pada 2024 menjadi 64 orang tahun ini. Asisten Ahli menurun dari 239 menjadi 165 orang, sementara Lektor tetap mendominasi dengan 454 orang, naik dari 442 pada tahun sebelumnya.
Di jenjang yang lebih tinggi, jumlah Lektor Kepala bertambah dari 90 menjadi 103 orang. Jumlah Guru Besar (Profesor) juga meningkat dari 22 menjadi 27 orang. “Lonjakan jumlah dosen terutama tenaga pengajar terjadi karena tuntutan kebutuhan kampus, apalagi dengan dibukanya beberapa program studi baru seperti Farmasi dan Informatika yang peminatnya sangat tinggi,” jelas Ihyani.
Selain itu, komposisi pendidikan dosen kini menunjukkan 40 persen telah bergelar doktor, sedangkan 60 persen masih magister. Jumlah dosen bersertifikasi pendidik juga naik, dari 506 orang (2024) menjadi 559 orang (2025), atau sekitar 68 persen dari total dosen.
Tak hanya dosen, tenaga kependidikan (tendik) juga mendapat perhatian lewat berbagai pelatihan peningkatan kompetensi. Sepanjang 2025, pelatihan yang diikuti mencakup administrasi perkantoran (70 orang), SKI (70), pelayanan prima (45), manajemen reputasi digital (24), instruktur BNSP (10), bimtek kompetensi tendik (6), K3 (4), hingga pelatihan laboran (1).
Capaian standar di bidang sumber daya pun cukup menggembirakan. Standar dosen dan tendik tercatat 61,47 persen, sarana-prasarana penelitian 60,69 persen, sarana PKM 58,31 persen, standar pembiayaan pembelajaran 78,96 persen, dan standar pembiayaan PKM 88,2 persen.
Dengan tren peningkatan ini, Unismuh Makassar menegaskan keseriusannya dalam menyiapkan tenaga akademik yang kompetitif, baik di tingkat nasional maupun internasional.