UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menargetkan penguatan nilai-nilai Islami hingga diakui di tingkat internasional. Hal itu ditegaskan Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Dr KH Mawardi Pewangi, dalam forum Rapat Kerja Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar Jumat (29/8).
Mawardi menyebutkan, dalam beberapa tahun terakhir, prestasi mahasiswa Unismuh terus menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun akademik terakhir, mahasiswa berhasil mengoleksi 38 penghargaan akademik dan 66 non-akademik di tingkat nasional. Di level internasional, capaian tak kalah membanggakan dengan 14 penghargaan akademik serta 3 penghargaan non-akademik.
“Beberapa tim mahasiswa bahkan sukses menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Hal ini menunjukkan kualitas pembinaan yang terus ditingkatkan,” ujar Mawardi.
Ia menegaskan, capaian tersebut menjadi bukti Unismuh berada pada jalur yang tepat menuju cita-cita menjadi universitas riset dengan reputasi internasional. Meski demikian, Mawardi tak menutup mata pada tantangan yang dihadapi kampus dalam mempertahankan identitas Islami.
Unismuh yang sebelumnya dikenal sebagai kampus Islami terbaik di Indonesia, kini turun ke peringkat dua nasional. Menurut Mawardi, penyebabnya adalah penerapan nilai-nilai Al-Islam yang selama ini masih terfokus di lingkup nasional dan belum berkembang ke kancah internasional.
“Nilai-nilai Al-Islam kita memang banyak diterapkan, tapi belum berkembang ke level internasional,” ujarnya.
Di tengah evaluasi tersebut, Mawardi menegaskan mahasiswa Unismuh tetap menorehkan prestasi gemilang. Saat ini, kampus berada di peringkat 15 nasional sebagai perguruan tinggi swasta berprestasi, sekaligus terbaik di kawasan Indonesia Timur.
Selain prestasi, ia menilai pengelolaan kegiatan Islami di Unismuh masih menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia. Namun, ia menekankan perlunya penambahan dosen khusus untuk pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, serta penataan kurikulum agar lebih terarah.
“Kita ingin nilai-nilai Islami di Unismuh bukan hanya unggul secara nasional, tetapi juga diakui secara internasional,” pungkasnya.